Monday, April 3, 2017

Balai Kota Jakarta


Jakarta sekarang punya objek wisata baru. Mungkin sebagian Traveler belum pernah mendengarnya, sekarang Balai Kota di Jakarta yang terletak di Jalan Medan Merdeka Selatan & menjadi kantor gubernur & wakil gubernur sekarang bisa dikunjungi & menjadi objek wisata sejarah di Jakarta.

Sejarah singkat


Balai Kota Di Jakarta memiliki sejarah yang unik di setiap zamannya. Pada zaman pendudukan Belanda sebelum di gedung yang sekarang, Balai Kota selalu berpindah-pindah. Gedung pertamanya terletak di Jakarta Barat yang lebih tepatnya di Kota Tua dimana gedung yang sekarang menjadi Museum Fatahilah dahulunya merupakan Kantor Balai Kota Pertama di Jakarta. Namun akibat perkembangan kota Jakarta (yang pada zaman Belanda disebut Batavia) cenderung mengarah ke Selatan, maka kantor Balai Kota pun dipindahkan ke daerah yang dikenal dengan nama Weltevreden yaitu daerah tempat tinggal orang eropa yang letaknya di sekitaran Sawah Besar sampai ke gedung Museum Gajah. Gedung Balai Kota pun berpindah ke Tanah Abang West (Sekarang Jalan Abdul Muis No.35 Jakarta Pusat) hingga akhirnya dipindahkan lagi Koningsplein Zuid (Sekarang Jalan Merdeka Selatan) hingga sampai saat ini.

Pada masa pendudukan Jepang, Balai Kota berganti nama menjadi Jakarta Tokubetsusi dengan kepala pemerintahnya disebut sityoo. Setelah Indonesia Merdeka, berganti nama lagi menjadi Pemerintahan Nasional Kota Djakarta. Sementara itu, kantornya disebut Balai Agung Pemerintahan Nasional Kota Djakarta dengan Walikota pertamanya Bapak Soewirjo. 

Sekitar tahun 1954, Kantor Balai Kota diperluas dengan penambahan gedung. Sehingga Kantor Balai Kota memiliki dua buah gedung sampai sekarang. Gedung Kantor Komisaris Tinggi Kerajaan Belanda yang berada tepat disamping gedung Balai Kota juga digunakan sebagai kantor pemerintahan & berfungsi sebagai kantor pemerintah bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Gotong Royong. 

Pada perkembangan selanjutnya, gedung ini mengalami perluasan & penambahan gedung-gedung baru & akhirnya di era pemerintahan Bapak Basuki Tjahja Purnama (Pak Ahok), Balai Kota menjadi objek wisata umum yang dibuka pada hari sabtu & Hari Minggu.

Inside Balai Kota

Gedung Balai Kota Jakarta memiliki bentuk yang mirip sekali dengan rumah belanda. Bagian awal yang Traveler kunjungi adalah Pendopo Balai Kota. Disini, Traveler bisa istirahat sejenak dengan duduk di kursi yang tersedia. Biasanya di tempat ini Pak Ahok menemui beberapa warga Jakarta yang ingin menyampaikan keluhannya secara langsung kepada bapak. Di tempat ini juga terdapat sebuah layar LCD yang menampilkan profile dari gubernur-gubernur Jakarta & Sejarah Balai Kota.


Pendopo Balai Kota
Dari pendopo Balai Kota, Ruangan berikutnya adalah Ruangan Awal. Di ruangan ini selain terdapat berbagai macam furniture, Di ruangan ini juga terdapat meja congklak yaitu permainan tradisional Indonesia. Tidak jauh dari ruangan awal terdapat ruangan yang biasa digunakan Pak Gubernur untuk menerima tamunya. selain itu juga terdapat ruangan yang kecil yang menampilkan foto-foto gubernur dari masa ke masa.


Ruang Depan
Meja Conglak
Ruang Pertemuan
Ruang Tamu
Ruang Tamu












Dari Ruangan Awal, Berikutnya ruangan yang Traveler kunjungi adalah Ruangan Tengah. Di ruangan ini terdapat sebuah Replika Al-Quran Mushaf Jakarta & penggalan surat Al-Baqarah. Selain itu juga terdapat Hiasan yang berbentuk seperti lambang kota Jakarta yaitu Tugu Monas, Skema perkembangan pembangunan MRT Jakarta, Ruangan Kecil & Poster sejarah perkembangan Jakarta beserta Gubernur & Wakil Gubernur saat ini Yaitu Bapak Ahok & Bapak Djarot.


Ruang Tengah
Penggalan surat Al-Baqaroh
Replika Al-Quran Mushaf Jakarta 
Skema progres MRT
Poster Sejarah Balai Kota
Ruang Kecil
Dari Ruang Tengah, Ruangan berikutnya adalah Balai Agung. Ruangan ini berfungsi sebagai tempat untuk mengadakan rapat-rapat penting, pelantikan Gubernur baru serta acara-acara penting lainnya.


Tangga menuju Balai Agung
Balai Agung
Traveler pernah mendengar Jakarta Smart City..??? Jakarta Smart City adalah penerapan konsep kota cerdas yang mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi & komunikasi untuk mengetahui, memahami dan mengendalikan berbagai sumber daya di dalam kota dengan lebih efektif-efisien demi memaksimalkan pelayanan publik, memberikan solusi, penyelesaian masalah dan mendukung pembangunan berkelanjutan. Dengan aplikasi ini, masyarakat bisa melaporkan keluhannya tentang kota Jakarta secara langsung dengan via apapun mulai dari sosial media (Instagram, email, Facebook DLL) ataupun telephone langsung tanpa harus datang langsung ke Balai Kota mulai dari permasalahan jalan rusak, banjir, macet, keluhan bus transjakarta lampu jalan mati, keluhan sosial, sampai dengan permasalahan harga tanah & pangan di Jakarta. Kenapa kita membicarakan Jakarta Smart City...???, karena kantor Jakarta Smart City terletak didalam Balai Kota, Tepatnya di lantai 3. Di lantai ini, Traveler bisa melihat kantor dari Jakarta Smart City sampai dengan kegiatan dari Jakarta Smart City secara langsung. 

Jakarta Smart City
Kantor Jakarta Smart City
Ruang Panel Jakarta Smart City
Jam Buka

Balai Kota buka hari Sabtu dan Minggu dari Pukul 09.00-17.00. 

Akses menuju ke sana

Akses paling mudah menuju balai kota adalah menggunakan bus tingkat, karena hampir semua rute bus tingkat pasti melewati Balai Kota.

No comments:

Post a Comment